Seorang penghuni Wang Chi House satu-satunya gedung yang tidak terkena langsung kebakaran di kompleks Wang Fuk Court terlihat mendorong kopernya melintasi jalan setelah mengambil barang-barangnya, di Tai Po, Hong Kong, Rabu (3/12/2025). Lebih dari lima hari setelah kebakaran besar yang menewaskan sedikitnya 156 orang, para penyintas mulai mencoba melanjutkan hidup. Warga yang dulu hidup tenang di kompleks itu kini harus menghadapi kehilangan besar dan perasaan tidak berdaya. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Emosi memuncak ketika para penyintas menceritakan dampak tragedi itu. Sebagian berduka atas hilangnya rumah, sementara yang lain hancur hati karena tidak dapat menyelamatkan anggota keluarga maupun hewan peliharaan mereka. Warga dari kawasan sekitar juga menyatakan keprihatinan mendalam karena kehilangan kontak dengan teman dan kerabat yang tinggal di kompleks sejak kebakaran terjadi. (REUTERS/Maxim Shemetov)

1 week ago
13
























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4405197/original/056158700_1682328203-20230424-Suhu-Panas-Indonesia-Angga-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5381012/original/078212300_1760444221-AP25287402642928.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5012329/original/034275400_1732024501-20241119AA_Indonesia_Vs_Arab_Saudi-1.JPG)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4595131/original/089153000_1696226192-trac-vu-Yut0WQE3jzs-unsplash.jpg)
English (US) ·